Dari Purwakarta, Jawa Barat Tunjukkan Aksi Nyata: Desa Pun Bisa Go Digital!
Langkah nyata menuju pengadaan barang/jasa desa yang transparan, efisien, dan inklusif kini resmi dimulai. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Jawa Barat meluncurkan Kick Off Implementasi Digitalisasi Pengadaan Barang/Jasa Desa melalui BaleDesa West Java Digital Marketplace (WJDM) di Bale Sawala Yudistira, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Peraturan Presiden No. 46 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas Perpres No. 16 Tahun 2018, sekaligus menjadi pilot project pertama di Indonesia untuk digitalisasi pengadaan desa berbasis marketplace.
Sinergi Pemerintah dan UMK: Digitalisasi dari Desa untuk Desa
Acara yang dibuka dengan penuh semangat kolaborasi ini dihadiri oleh berbagai pihak strategis, termasuk Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP, Biro PBJ Setda Provinsi Jawa Barat, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purwakarta.
Dalam sesi diskusi panel, para narasumber menyoroti pentingnya digitalisasi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi desa. Dengan integrasi sistem melalui WJDM BaleDesa, pengadaan desa kini bisa dilakukan secara lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
“Melalui BaleDesa WJDM, kami ingin memastikan bahwa setiap desa di Jawa Barat dapat melakukan pengadaan barang/jasa dengan cara yang lebih efektif dan partisipatif. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi tentang memperkuat kepercayaan publik dan membuka akses bagi pelaku UMK desa,”
Aris Budiman, S.Si., M.Plan, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jawa Barat.
Kolaborasi Marketplace Nasional untuk Desa Maju
BaleDesa WJDM menghadirkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan sektor swasta. Tujuh platform marketplace nasional ikut bergabung dalam inisiatif ini, di antaranya Padi UMKM, Mbiz Market, Gratis Ongkir, Indo Trading, Grab, Parto.id, dan AyooMall.
Melalui sinergi ini, desa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pelaku utama dalam menggerakkan ekonomi digital lokal.
Purwakarta Jadi Titik Awal, Indonesia Jadi Tujuan
Purwakarta dipilih sebagai lokasi kick off karena dinilai siap secara infrastruktur, kolaborasi antarlembaga, dan kesiapan pelaku UMK desa. Dari sinilah Jawa Barat ingin menularkan semangat inovasi pengadaan ke seluruh Indonesia.
BaleDesa WJDM bukan sekadar aplikasi, melainkan gerakan bersama menuju tata kelola pengadaan yang modern, transparan, dan berpihak pada desa.
Dengan semangat “Dari Desa untuk Indonesia”, Jawa Barat kembali membuktikan diri sebagai pelopor inovasi pemerintahan digital.
Tentang WJDM BaleDesa
BaleDesa West Java Digital Marketplace (WJDM) merupakan inisiatif digitalisasi pengadaan desa yang dikembangkan oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Jawa Barat. Program ini menjadi bagian dari transformasi digital Pemprov Jabar menuju pengadaan yang transparan, efisien, dan inklusif hingga ke level desa.